Pinus, Komunitas Pencinta Alam

Oleh: Choudri Mubarak A.

Berawal dari banyaknya kegiatan alam bebas yang dilakukan oleh para pemuda ahmadi di daerah-daerah seperti melakukan petualangan ke alam dan pendakian gunung. Pemuda Pusat Majlis Khuddamul Ahmadiyah Indonesia memiliki ide untuk membuat suatu wadah bagi para pemuda dan anggota ahmadi yang memang memiliki ketertarikan berpetualang, mencintai alam dan mencintai keindahan alam Indonesia. Oleh karena itu, dibentuklah suatu komunitas atau organisasi pecinta alam.
Komunitas pecinta alam PINUS (Pendaki Nusantara) adalah wadah pecinta alam bagi para ahmadi untuk mempererat dan meningkatkan tali silaturahmi antar anggota serta mengembangkan edukasi jasmani dan rohani. Komunitas PINUS diresmikan pada 26 September 2021, saat pendakian puncak gunung Prau. Koordinator Nasional Pendaki Nusantara (PINUS), yaitu saudara Syarif Ahmad yang ditunjuk langsung oleh Sadr Majlis Khuddamul Ahmadiyah Indonesia, Mubarak Ahmad Kamil. Anggota PINUS sendiri terdiri dari Khuddam, Anshar dan Athfal dewasa.

Program kegiatan PINUS ada yang bersifat wilayah maupun nasional, beberapa kegiatannya yaitu edukasi kegiatan alam terbuka dan pendakian gunung. Kegiatan yang telah dilakukan yaitu pendakian gunung dalam rangka memperingati Hari Khilafat, 27 Mei 2022. Kegiatan ini merupakan ekspedisi spesial nasional tahun pertama PINUS, pada kegiatan ini ada 11 pendakian puncak gunung Indonesia dan diikuti oleh 12 wilayah yang sudah terbentuk, masing-masing wilayah mendaki gunung yang berbeda dan berada di dekat wilayahnya, dengan jumlah peserta sekitar 180 orang.

“Dalam kegiatan ekspedisi pendakian 11 puncak gunung ini, sebetulnya makna yang ingin didapat adalah kita tahu dalam mencapai puncak gunung butuh pengorbanan yang besar, butuh tekad yang kuat, fisik dan stamina yang prima untuk bisa mencapai puncak gunung, nah, begitu juga seorang khuddam yang punya tugas untuk menjaga khilafat, maka dalam menjaga khilafat seorang khuddam itu harus juga memberikan pengorbanan yang besar, memiliki tekad yang kuat, fisik dan stamina yang prima untuk bisa betul-betul menjaga khilafat, makna itulah yang ingin kita dapat dari ekspedisi ini”, ucap Mubarak Ahmad Kamil dalam ekspedisi 11 gunung di pendakian gunung Rinjani, (26-29/05/2022).

Melakukan kegiatan pendakian memang tidak mudah karena membutuhkan tekad, persiapan fisik dan juga stamina yang baik. Disisi lain kita juga dapat pelajaran dalam kegiatan pendakian, lebih mengenal diri sendiri, belajar mempersiapkan dan mengatur prioritas serta bersyukur.
Pada pendakian gunung Rinjani, Syarif Ahmad juga menyampaikan, berharap PINUS ini bisa menjadi wadah komunitas anggota jemaat yang menyukai kegiatan alam terbuka, salah satunya pendakian, bisa juga pecinta alam lain kedepannya seperti diving atau apapun itu.

“Dimana teman-teman yang mempunyai hobi ini bisa bergabung dengan PINUS, sehingga secara kejemaatan bisa lebih dekat lagi” pungkasnya. Semoga kedepan nya, dengan pembentukan komunitas ini, para ahmadi bisa meningkatkan tali silaturahmi antar anggota jemaat serta membangun dan melakukan kegiatan bersama.

Sumber foto: https://www.instagram.com/pinus.pendakinusantara/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *